Provinsi Aceh
terletak di bagian paling ujung di pulau Sumatera. Secara geografis provinsi
Aceh terletak antara 2 - 6 derajat lintang utara dan 95 – 98 derajat lintang
selatan dengan ketinggian rata-rata 125 meter diatas permukaan laut. Batas-
batas wilayah acehBatas- batas wilayahnya Provinsi Aceh di sebelah Barat
berbatasan dengan Samudera Indonesia, sebelah Timur dengan Selat Malaka,
sebelah Utara dengan Selat Malaka dan sebelah Selatan dengan Provinsi Sumatera
Utara. Luas Wilayah Aceh 57.948,94 km2.
Wilayah Provinsi
Aceh yang beribukota di Banda Aceh terbagi dalam 18 kabupaten dan 5 kota,
terdiri dari 280 Kecamatan, 755 Mukim, dan 6.423 Gampong atau Desa, yaitu
Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat daya, Kabupaten Besar, Kabupaten
Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh
Tamiang, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Timur,
Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, Kabupaten
Gayolues, Kabupaten Naganraya, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten
Simeulue, Kota banda aceh, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kota Sabang, dan Kota
Subulussalam.
Struktur ekonomi
Provinsi Aceh pada tahun 2008-2010 didominasi sektor Pertanian 26-29 %, dengan
kecenderungan terus meningkat setiiap tahunnya, kemudian diikuti oleh sektor
perdagangan, hotel dan restoran yang memberikan kontribusi antara 13-16 %.
Komoditi
unggulan Provinsi Aceh yaitu sektor pertanian dan jasa. Sektor pertanian
komoditi unggulannya adalah sub sektor tanaman perkebunan dengan komoditi
Kelapa Sawit, Kakao, Karet, Kopi, Kelapa, Cengkeh, dan Nilam. Sub sektor
perikanan komoditi yang diunggulkan berupa perikanan tangkap, budidaya jaring
apung, budidaya keramba, budidaya kolam, budidaya laut, budidaya sawah, dan
budidaya tambak, Pariwisatanya yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya.
Sebagai daerah
yang letak geografis dan sumber daya yang melimpah, Aceh tidak serta merta
menjadi daerah yang sejahtera. Itu terlihat dari fakta Aceh yang menjadi
provinsi nomor 7 termiskin di Indonesia. Padahal aceh sendiri menjadi daerah
paling kaya nomor 7 juga di Indonesia menurut
data bps. Dari berita ini http://economy.okezone.com/read/2012/10/15/320/704254/redirect
dipaparkan bahwa aceh akan menerima dana sekitar 100 triliun dari tahun 2010
sampai tahun 2014. Tetapi dana tersebut tidak berpengaruh berarti terhadap
kesejahteraan Aceh, karena tingkat kemiskinan masih di 19,7 % .
Data yang terbarukan
aceh, tingkat kemiskinan aceh sudah di 17.6 % dari 5 juta penduduk diaceh. Daerah
paling besar kontribusinya adalah kabupaten Bener Meriah yaitu 26 persen dan
Banda Aceh yang terendah sekitar 9 persen di bawah angka nasional.
Dalam kasus
korupsi, Aceh menjadi 5 besar nasional penyumbang korupsi nasional. Potensi yang
diakibatkan dari kerugiaan Negara mencapai 1.7 T .
Menurut saya
sudah sebaiknya dana yang berlimpah dan sumber daya banyak bisa di alokasikan
dengan baik transparan dan ada pengawasan terhadap pengalokasiaan dana agar
mencapai kesejateraan Aceh. Stabilitas politik juga di perlukan dalam menunjang
kemajuan aceh agar investasi dapat masuk ke Aceh. Bila seperti korupsi yang
tinggi dan infrastruktur Aceh kurang, akan menghambat kemajuan aceh.
No comments:
Post a Comment