Thursday, January 2, 2014

review buku “Ayo Berdagang”


Buku “Ayo Berdagang”
Buku “Ayo Berdagang” oleh Muhaimin Ikbal berpedoman dengan Al-Qur’an dan Hadits. Dalam buku ini menjelaskan bahwa berdagang yang baik merupakan bedagang dengan jujur, sigap maksudnya dengan menyegerakan bangun pagi untuk mencari rezeki, Jual beli yang dilakukan dengan saling ridha dan tidak ada paksaan.
Menyempurnakan takaran tidak mengurangi atau melebihkan takaran, Jual beli yang saling memudahkan. Selain itu dalam berdagang tidak bersumpah untuk sekedar melariskan perdagangan, juga tidak mempermainkan harga, tidak menimbun barang yang dibutuhkan masyarakat, tidak menyembunyikan kelemahan atau cacat barang yang dijualnya    Tidak menipu pembeli dan Tidak mengandung maisir (perjudian). Maka dengan berdagang sesuai dengan anjuran Rasulullah tidak akan sia-sia.
          Hal itulah yang sesuai dengan pendapat islam yaitu “Adapun dalam hadis, Rasulullah s.a.w. menyerukan supaya kita berdagang. Anjuran ini garis-garis ketentuannya diperkuat dengan sabda, perbuatan dan taqrirnya.
Dalam beberapa perkataannya yang sangat bijaksana itu kita dapat mendengarkan sebagai berikut:
"Pedagang yang beramanat dan dapat dipercaya, akan bersama orang-orang yang mati syahid nanti di hari kiamat." (Riwayat Ibnu Majah dan al-Hakim)
"Pedagang yang dapat dipercaya dan beramanat, akan bersama para Nabi, orang-orang yang dapat dipercaya dan orang-orang yang mati syahid." (Riwayat al-Hakim dan Tarmizi dengan sanad hasan)
Kita tidak heran kalau Rasulullah menyejajarkan kedudukan pedagang yang dapat dipercaya dengan kedudukan seorang mujahid dan orang-orang yang mati syahid di jalan Allah, sebab sebagaimana kita ketahui dalam percaturan hidup, bahwa apa yang disebut jihad bukan hanya terbatas dalam medan perang semata-mata tetapi meliputi lapangan ekonomi juga.”

No comments:

Post a Comment